Skip navigation

Mengorbankan buah perwira atau pion merupakan sebuah seni dalam permainan catur. Sebuah pengorbanan permanen pada buah catur harus dilakukan bilamana hal itu memberikan keuntungan posisional, atau memberi keuntungan jangka panjang dalam sebuah pertandingan.

Karena kemarin adalah hari raya Idul Adha, Hari Raya Kurban, maka ada baiknya kita belajar bagaimana melakukan pengorbanan. Yang harus diingat, buah pion adalah prajurit. Sementara buah benteng, kuda, patih, termasuk Ratu adalah perwira menengah dan tinggi. Walau kelas mereka berbeda, tugas mereka semua sama: melindungi keselamatan sang Raja.

Karena itu, komponen prajurit dan perwira juga harus tahu diri. Mereka tak boleh protes jika dikorbankan sang Raja. Karena, satu-satunya tujuan dalam permainan catur adalah kemenangan akhir. Kemenangan dalam jumlah (kuantitas) tak akan berarti apa-apa jika permainan berakhir dengan kekalahan. Terutama saat sang Raja dipaksa bertekuk lutut oleh lawan yang secara kuantitas jumlahnya jauh lebih sedikit.

Berikut ini adalah empat langkah umum yang dilakukan sang Raja (sang pemikir taktik dan strategi perang) sebelum memutuskan mengorbankan perwira atau prajuritnya.

Langkah pertama.  Buat kalkulasi resiko bila harus kehilangan satu buah prajurit atau perwira Anda. Tentukan tujuan jangka pendek (taktis) dan keunggulan bertahap (strategis) saat Anda hendak mengorbankan buah Anda. Tentukan nilai buah Anda, dan putuskan bagian mana dari buah Anda yang paling sedikit akibat buruknya jika dikorbankan.

Langkah kedua, kenali tingkat keahlian Anda bermain catur. Amat lazim bagi pecatur pemula untuk melakukan pertukaran pion, kuda atau patih sebagai bagian penyederhanaan permainan. Sebaiknya Anda tidak tergesa-gesa memutuskan hal ini. Pikirkan lagi. Sebab, sekali Anda kehilangan buah Anda, Anda tak akan dapat lagi memanggilnya ulang terkecuali jika Anda berhasil mempromosikan pion Anda ke kotak akhir, sehingga Anda bisa menukar pion itu dengan perwira melalui jalur promosi.

Langkah ketiga, korbankan buah Anda yang paling lemah jika Anda tak dapat melakukan pertukaran bernilai tinggi dengan segera. Jika Anda mendapat keuntungan permainan saat mengorbankan sebuah pion untuk mendapatkan Ratu lawan, maka lakukanlah. Tarik keluar benteng atau Ratu lawan sesegera mungkin, terkecuali jika manuver itu dapat membuat Anda kehilangan buah yang penting.

Langkah keempat. Jangan ragu melakukan pengorbanan jika hal itu dapat membuat Anda mengirim serangan skak mat ke lawan sebagai imbalan. Salah satu pengorbanan klasik adalah saat patih putih memakan pion di posisi h7 untuk membuat sebuah skak mat ke Raja hitam. (EMC/SM)

Lihat juga:

Kesalahan Membuat Manusia Lebih Baik…

Garry Kasparov: Manusia Catur

Karpov Bicara Keuntungan Bermain Catur

Bila Karl Marx Bermain Catur

****

2 Comments

  1. ketika kamu menghadapi masalah kamu berpikir ” kenapa harus terjadi? ‘ ketahuilah bahwa masalah tu terjadi karena kamu yang membuatnya …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: