Skip navigation

Leonardo Da Vinci, pelukis ‘Perjamuan Terakhir’ atau The Last Supper, lagi-lagi bikin kejutan.

leonardo_da_vinci_last_supper.jpgBaru-baru ini para peneliti meyakini Leonardo Da Vinci merupakan pelukis ilustrasi buku pertama tentang bagaimana bermain catur, yang baru saja ditemukan dalam sebuah manuskrip tua Italia yang telah lama menghilang.

leonardoselfportrait.jpg

Da Vinci merupakan kawan dekat ahli matematika Italia sekaligus pendeta Fransiscan, Luca Pacioli, penulis manuskrip yang baru saja ditemukan tersebut.

Menurut para ahli, Pacioli menulis buku –sebuah buku kumpulan permainan berjudul “De ludo scacchorum” yang baru dtemukan tahun lalu— itu pada tahun 1.500.

Notasi permainan dalam manuskrip tua itu amat mirip dengan notasi permainan catur yang kini bisa ditemui di koran-koran serius macam The Guardian atau The New York Times.

Sejauh ini, tiga halaman manuskrip itu telah dipublikasikan ke publik. Halaman itu menunjukkan gambar diagram atau papan catur yang dilukis secara hati-hati.

Masing-masing halaman itu menampilkan sebuah soal permainan catur, yang digambarkan Pacioli melalui sebuah solusi skak mat dalam rangkaian gerakan bidak-bidak catur.

manoscritto.jpg

Raja, ratu, gajah dan kuda digambarkan melalui simbol-simbol berbeda dan diberi warna hitam dan merah menyala. Perbedaan simbol itu memperlihatkan gambar ini dikerjakan secara serius oleh seorang seniman secara hati-hati.

Para ahli sendiri meyakini gambar-gambar di manuskrip tua itu dilukis oleh Leonardo Da Vinci. Namun untuk lebih meyakinkan, mereka berencana bertemu dengan koleganya di Amerika untuk bertindak sebagai penilai independen.

Manuskrip tua ini sendiri ditemukan setahun lalu di antara ribuan naskah tua dalam sebuah perpustakaan pribadi di Gorizzia, timur laut Italia.

Pacioli dan Leonardo Da Vinci telah sering terlibat kerjasama untuk beberapa pekerjaan pada tahun 1.500. Da Vinci merupakan ilustrator karya matematika legendaris temannya itu saat menemukan Hukum Tuhan: Proporsi Abadi (De Divina Proportione).

leonardo-da-vinci.jpg

Bagi pembaca buku “Da Vinci Code” karangan Dan Brown, tentu faham tentang rumus Proporsi Abadi. Proporsi ini merupakan rumus Tuhan untuk membuat proporsi tubuh manusia yang dilukis secara jenial oleh Leonardo Da Vinci.

Diduga, Leonardo mengerti permainan catur dan kemungkinan besar ia juga sering memainkannya.

Ia memiliki sebuah referensi untuk istilah teknis dalam permainan catur yang bisa didapati dari naskah-naskah yang pernah ia buat.

Salah satu naskah Da Vinci tentang catur yang dapat diselamatkan itu berada dalam buku “De ludo scacchorum.”

Dan, jika kemudian dugaan para peneliti benar bahwa lukisan itu merupakan buah tangan Leornardo Da Vinci, maka naskah tua itu harganya tak ternilai.

Lihat juga:

Catur sebagai Perang

Catur, Strategi dan Taktik

Fischer Dalam Ingatan

Saat Elmaut Menolak Tawaran Draw Soeharto

Asal-Usul Catur

***

About these ads

2 Comments

  1. berarti davinci donk penemu catur..

  2. keren leornado da vinci


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: